Tampilkan postingan dengan label Berita KAMMPAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita KAMMPAL. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 September 2015

ADA APA DENGAN TULISAN, DESAIN GRAFIS, DAN VIDEO GRAFIS


Kesan dan Pesan Mengikuti Training Jurnalistik Propetik “Pena Perertaas Peradaban Islam”

Kesan:
Dua hari mengikuti Training Jurnalistik Propetik dengan Tema “Pena Peretas Peradaban Islam” yang digelar oleh Kammda (Kammi Daerah) sangat mengesankan..
Begitu banyak ilmu yang saya dapatkan disini..
Training/pelatihan ini memberikan ghiroh untuk melejitkan potensi menulis dan betapa pentingnya menulis itu untuk kader dakwah terkhusus Kammi(Kesatuan Aksi Mahasiswa). Tak hanya royalti yang didapatkan di dunia, namun melalui tulisan dapat menjadikan salah satu investasi kelak kala nafas telah terhenti. Meninggal maksudnya J
Tak hanya berhenti sampai pada tulisan, training ini pula memberikan ilmu mengenai desain grafis, dan video grafis. Meski waktu yang diberikan bagi saya belum cukup untuk   memahami materi ini. Tapi setidaknya, saya telah mengenali sedikit gambaran mengenai dunia  desain dan video grafis.
Satu kata yang tergambar dalam pikiran dan benak saya kala melihat pembicara menjelaskan materi mengenai ini....  KEREN !.
Ya... keren. Karena, mereka memiliki kemampuan yang tidak saya miliki. Eh... bukan tidak, lebih tepatnya belum. InsyaAllah saya akan belajar agar bisa mengubah kata belum itu menjadi bisa. Aamiin...
Desain dan video grafis ini juga tak kalah penting seperti halnya menulis.
Bayangkan dalam sebuah acara/seminar penyelenggara mengganti spanduk/pamflet yang ditujukan untuk pemberitahuan akan adanya acara tsb, menggantinya  dengan tulisan manual menggunakan spidol, ditulis diatas kertas karton. ( Hmm.. ini ga bisa desain atau ga ada finansial buat spanduk yaaa) Haduuh... jangankan tertarik mau ikut. Di lirik saja mungkin tidak. Bisa-bisa lansung disobek, karena dirasa mengganggu pemandangan. Hehe... intermezo. J
Bayangkan juga dalam sebuah seminar jika tidak ada selingan video grafis baik itu video yang berhubungan seputar profil yang mengadakan seminar, video keislaman atau video motivasi misalnya. Hmm... dijamin peserta seminarnya akan konsisten. Konsisten ngantuknya.  Intermezo lagi :D
Cerdas. Ilmu training jurnalistik ini tak hanya berbekas dalam dua hari pelaksanaan. Tapi  pasca training ini ada wajibat/penugasan yang mesti peserta termasuk saya akan jalankan terkait materi yang telah diberikan.
.Jazakumullah khoiran katsiron KAMMDA Palembang.
Pesan:
Surah yang pertama kali di turunkan Allah kepada Rasulullah SAW dalam Al-Qur’an adalah “Iqro” (Bacalah!).
Pasti ada yang bertanya.. “Ini kan lagi bahas tulisan, ko malah nyambung ke bacaan syih?”
Begini sahabat loh, Terfikirkan tidak oleh kita, Allah memang memerintahkan kita untuk membaca, tapi bagaimana mungkin kita dapat membaca atau apa yang mesti kita baca. Jika tidak ada TULISAN. Al-Qur’an dan As-sunnah yang menjadi pedoman ummat Muslim pun tertuang dalam sebuah tulisan.
Percaya atau tidak Surgalah yang akan menjadi tambatan kita, ketika sedari dini kita memulai berkaya! Salah satunya melalui tulisan, desain dan video grafis.
Jadikan ketiga kegiatan ini sebagai sebuah karya yang bernilai ibadah di mata Allah.
Bisa jadi, ada orang yang mendapat hidayah dari tulisan desainan atau editing video kita.
Kita berkarya dan karya itu dilihat oleh lintas generasi , maka sekalipun kita telah tiada , selama tulisan, desain dan video itu dibaca dan dilihat oleh orang maka pahalanya akan tetap mengalir. MasyaAllah.
Sahabat Ayoo.. menulis, mendesain, dan editing video mulai dari sekarang! Mana karya yang akan engkau torehkan untuk keluarga, Indonesia, dan dunia ?
Susah  karena tidak mau mencoba!!!
Allahuakbar...
                                                                                               
Penulis :
Bunga Azizah Nurzakiah
Staf Kestari KAMMI UIN Raden Fatah
Alumni Angk-1 SCGD Jurnalistik KAMMDA Palembang


Pena Sakti KAMMI, Peretas Peradaban!



Palembang (5/9/2015) - KAMDA Palembang melalui Garda Ekosom mengadakan Training Jurnalistik Propetik khusus untuk kader KAMMI se-palembang. Training yang diadakan di Aula Dinas Usaha dan Koperasi ini dihadiri puluhan kader KAMMI dari berbagai Komisariat; Komsat UIN Raden Fatah, Komsat Polsri dan Komsat Baturaja.
Training ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas kader KAMMI agar mampu berkontribusi secara nyata dan mampu mengubah pola fikir masyarakat dengan media tulisan.
“saya berharap melalui training ini, kader KAMMI bisa berkontribusi mengembangkan kreativitas dibidang tulis menulis, desain grafis maupun video grafis agar alam fikiran kita tidak mengalami kejumudan sehingga menyebabkan matinya ide-ide kita.” Tutur Ketua KAMDA Palembang, yang biasa disapa Kang Hendro Al-Sundawi, saat menyampaikan sambutan.
Dua  wartawan didatangkan menjadi pembicara dalam training ini, satu wartawan dari Koran Seputar Indonesia (SINDO), Tasmania, yang memaparkan mengenai jurnalistik dan pers serta beberapa trik dan rahasia ke-jurnalistik-an dan satu wartawan dari Koran Sriwijaya Post (SRIPO), Yandi Triansyah, yang memaparkan mengenai bagaimana membuat berita yang layak konsumsi khalayak ramai.
Yandi Triansyah yang juga salah satu kader terbaik KAMMI selain memberikan materi juga memberikan pencerahan serta motivasi kepada para peserta untuk terus menulis dan berkarya.
“jika kita ingin mengenal dan mengetahui dunia maka membacalah, namun jika ingin dunia mengenal dan mengetahui kita maka menulislah.”
Kegiatan yang diadakan selama dua hari ini, sabtu-minggu (5-6/9/2015) tidak melulu membahas jurnalistik dan pers namun juga mengenai desain grafis dan video grafis. Semoga KAMMI tetap jaya berkontribusi secara nyata untuk perbaikan bangsa dan umat manusia. (Al-Husna ZF).

Adakan Traning Jurnalistik Propertik agar anggota KAMMI lebih cerdas

Palembang, Sabtu (05/09). Agenda traning jurnalistik propertik yang ditujukan untuk semua kader KAMMI yang ada di palembang, yang diadakan oleh KAMMDA Palembang dan diketuai oleh ketua KAMMDA Palembang, Kang Hendro Al-Sundawi. Agenda ini bertujuan agar semua kader KAMMI menjadi lebih tangguh menjadi lebih cerdas dan juga menjadi lebih aktif dalam hal jurnalistik, karena pada hakikatnya kader KAMMI harus mengerti dan paham mengenai kerjurnalan.
Agenda ini bertemakan “Pena Peretas Peradaban Islam” yang sudah berjalan setengah hari dilaksanakan selama 2 hari, hari sabtu dan hari minggu. Sambutan yang disampaikan oleh ketua KAMMDA sangat banyak menginspirasi dan memotivasi seluruh kader yang berada di dalam agenda tersebut, beliau tak hanya menyampaikan sambutan namun telah membuka pikiran-pikiran para kader agar dapat mengkontruksi visi hidup masing-masing.
Hari pertama diisi oleh 3 pembicara yang luar biasa, yang pertama Tasmalinda, beliau merupakan sosok wartawan yang sangat menginspirasi dalam hal kejurnalan karena beliau menyuguhkan materi mengenai Jurnalistik/ pers yang ada di Palembang.
Materi kedua, mengenai Kepenulisan Dasar yang diisi dengan pembicara yang juga kader KAMMI Yandi Triansyah, namun sekarang beliau kurang lebih 1 tahun setengah bergerak dibidang jurnalistik atau wartawan, beliau mengatakan “menjadi seorang wartawan itu adalah sebuah tantangan tidak mudah dijalankan namun ketika kita berada di rana jurnalistik maka kita bisa bergaul dengan siapa saja dari polisi hingga mamang tukang parkir,”ujarnya ketika menyampaikan materi.
Mater ketgai mengenai desain grafis yang diisi oleh pembicara yang juga kader KAMMI Ahabbah Tolibbun, beliau mengajarkan dari dasar bagaimana cara mendesain grafis dan beliau juga memberikan motivasi saat ingin mendesain terutama rasa keinginan terlebih dahulu utk memulai sebuah karya desain grafis.
“Kita berharap agar semua bisa mengembangkan potensi diri, agar tidak ada kejumudan yang terjadi pada diri setiap kader, ujar Kang Hendro selaku Ketum KAMMDA Palembang.


Training Jurnalistik KAMMDA Palembang Atasi Minimya Minat Menulis Kader

                PALEMBANG - KAMMI Daerah Palembang menggelar training jurnalistik profetik guna meningkatkan produktivitas menulis kader-kader KAMMI. Acara yang digelar di Aula Dinas Usaha dan Koperasi Pemerintah kota Palembang ini, dihadiri oleh 4 komisaritat Palembang yakni Komisariat Al-hadiid Polsri, UIN Raden Fatah, Plaju, Al-Izzah Baturaja, serta di hadiri satu komisariat luar palembnag yakni al-quds dari Unsri.
                Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Umum KAMMDA Palembang Hendro Al-Sundawi, S.Pd., dan menghadirkan pembicara dari kalangan wartawan. Acara yang berlangsung selama dua hari ini (5-6/9/2015) mengusung tema “Pena Peretas Peradaban Islam” dengan harapan akan banyak muncul penulis-penulis muda muslim khususnya dari kader-kader KAMMI yang dapat berkontibusi dalam penyebaran ajaran Islam dengan sebuah tulisan. Training jurnalistik KAMMDA Palembang menyajikan empat bidang training  yakni Teknik dasar kepenulisan, jurnalistik dakwah, desain grafis, serta editing film (video), khusus editing film dilaksanakan pada hari kedua.
                Kelima Komisariat yang hadir sangat mengapresiasi inisiatif KAMMDA dalam mengatasi permasalahan kader-kader KAMMI akan hal minimnya pengetahuan tentang jurnalistik serta rendahnya minat kader dalam menulis. “Terobosan yang sangat baik apa yang dilakukan KAMMDA Palembang karena saat ini kader-kader KAMMI kehilangan jati diri dalam menulis karena dianggap sebagai hal yang membosankan bahkan menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian kader,” ujar Elji, ketum komisariat Al-hadiid Polsri.
                Pesan yang disampaikan oleh pembicara lebih minitik tekankan untuk mengajak para kader KAMMI untuk giat menulis agar dapat dikenal dunia. “Jika kalian ingin diketahu dunia maka menulislah,” Ucap Yandi salah satu pembicara dari jurnalis Sripo. Hal senada yang diungkapakan oleh pembicara pertama. “Menulislah, karena menulis merupakan kerja untuk keabadian peradaban manusia,” ujar Tazma, jurnalis asal Sindo News.

Dua Hari Menuju Penulis

Humas KAMMDA Palembang.Pena Peretas Peradaban Islam adalah tema besar yang diambil pada kegiatan Training Jurnalistik Profetik yang diselenggarakan pada hari ini Sabtu (05/09) oleh Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Palembang. Kegiatan ini merupakan agenda departemen ekonomi dan sosial kemasyarakatan (ekosom) KAMMDA Palembang. Peserta terdiri dari perwakilan dari komisariat-komisariat dalam dan luar Palembang, yaitu komisariat Universitas Islam Negerei (UIN) Palembang, komisariat Al-Hadiid Politeknik Sriwijaya (Polsri), komisariat Plaju, dan komisariat Al-Izzah Baturaja. Bertempat di aula Dinas Koperasi Kota Palembang acara dimulai pukul 09.00 WIB. Dua puluh empat peserta hadir untuk mengikuti training dengan muatan materi Teknik Dasar Kepemimpinan, Jurnalisttik, Design Grafis, dan Editing Film.

Mirza Pratama, selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa agenda ini akan dilaksanakan selama dua hari karena pesrta akan dilatih menurut bidang yang disukai. “Training ini dllaksanakan dua hari. Hari ini dan dilanjutkan esok hari,” ujar Mirza dalam sambutannya.

Latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini dijelaskan oleh Hendro, S.Sy., Ketua Umum KAMMDA Palembang. “Tradisi menulis dan membaca di kalangan mahasiswa khususnya di kalangan aktivis KAMMI sendiri mengalami penurunan. Hal ini terukti ketika dilakukan penelusuran terhadap akun-akun sosial media milik mereka. Sangat jarang bahkan tidak ada tulisan artikel atau opini yang ditulis dengan ide-ide sendiri. Tetapi yang ditemukan hanya status-status personality dan share-an artikel orang lain. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat menumbuhkan minat baca dan menulisnya,” tegasnya.

Dalam training jurnallistik ini dihadirkan empat orang pembicara untuk memaparkan materi sesuai dengan spesialis masing-masing. Pemamparan pertama disampaikan oleh Tasmania, salah satu wartawan SINDO NEWS Palembang tentang kejurnalistikan. Dalam bahasan ini dikupas tuntas terkait sejarah jurnalistik hingga dunia cyber. Materi dilanjutkan setelah jeda istirahat, sholat, dan  makan dengan tema Teknik Dasar Kepenulisan yang disampaikan oleh Yandi Triansyah, wartawan Tribun Sumsel. Kemudian menyusul materi Design Grafis yang dipaparkan oleh Ahabbah Tholibin dengan metode praktik langsung. Dan materi Editing Film akan dilanjutkan esok hari karena waktu sudah beranjak sore.

Antusiasme peserta terlihat pada pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada pemateri. Desiana, peserta dari komisariat UIN Raden Fatah Palembang mengatakan bahwa ia berharap setelah mengikuti kegiatan ini setidaknya ia memiliki minat menulis dan design. “Saya ’kan tidak tahu apa-apa, jadi saya berharap saya bisa menulis pulang dari sini,”ungkapnya.


Sebagai evaluasi dari agenda ini, peserta diberi tugas oleh panitia untuk membuat sebuah berita yang berkenaan dengan kegiatan pada hari ini. (Siqoh)

Jumat, 04 September 2015

KAMMDA Palembang Gelar Training Jurnalistik

Sabtu (5/9) Pelatihan Jurnalistik kembali di gelar KAMMI Daerah Palembang untuk kesekian kalinya, yang pada kali ini dihadirkan oleh pemateri seperti dari wartawan Media Indonesia, dan Film Maker yang di datangkan dari forum film Indonesia (FFI), dan pemateri lainnya yang didatangkan khusus untuk menambah ilmu para kader KAMMI.
                        Pelatihan yang diadakan selama dua hari ini berlokasi di Aula Gedung Dinas Usaha dan Koperasi Pemerintah Kota Palembang, dan adapun peserta yang hadir berasal dari bermacam Universitas seperti Universitas Sriwijaya, Politehnik Negeri Sriwijaya, Universitas Islam Negeri Raden Fatah, dan Universitas PGRI Palembang.
                        “Agenda pelatihan yang diadakan sangat interaktif sehingga peserta bebas bertanya ketika pemateri sedang memberikan materinya namun tetap di batasi waktu” ungkap Ilham salah satu peserta dari KAMMI Al-Quds Universitas Sriwijaya.

                        Harapannya agenda ini tetap terus diadakan setiap 6 bulan sekali karena banyak sekali manfaat yang di dapatkan bagi kader KAMMI sendiri mulai dari cara menulis, membuat opini, desain grafis, dan membuat film yang semua kompetensi tersebut harus dimiliki oleh seluruh kader KAMMI, karena seluruh kader KAMMI adalah humas gerakan. (ino)